Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Agustus 2021

TUGAS : ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN (A.I.J).

TUGAS : ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN (A.I.J)

 

 

SOAL :

 

1). CARIKAN PENJELASAN TENTANG BERIKUT !!!...

- TCP PACKET

- UDP PACKET

 - ROUTER

 - ROUTER SWITCH

- PING OF DEATH

- ICMP PING

 

2).  CARIKAN PENJELASAN TENTANG BERIKUT !!!...

- PORT 25

- PORT 80

- PORT 35

- PORT 53

-DSB....

 

3). CERITAKAN MENURUT PEMAHAMAN KAMU TENTANG FILM (DAWN OF THE NET)/ (THE DAWN OF THE NET).

 

 

JAWABANNYA :

 

1).

A). TCP PACKET  merupakan kependengan dari Transmission Control Protocol. TCP merupakan bagian inti penting dari Internet Protocol sehingga sering disebut TCP/IP. TCP menyediakan komunikasi yang dapat diandalkan dan mempunyai urutan yang rapi. TCP berada pada transport layer.

TCP dioptimasikan untuk kehandalan komunikasi bukan pada kecepatan. TCP memberikan jaminan mengenai pesan-pesan yang disampaikan dari satu komputer kepada komputer lain. TCP menggunakan mekanisme handshake.

Untuk aplikasi yang yang mementingkan kecepatan pengiriman data dibandingkan kehandalan data dapat mengunakan UDP. Contoh aplikasi yang lebih mengandalkan kecepatan pengiriman informasi adalah audio streaming atau video streaming.

Aplikasi yang menggunakan TCP adalah HTTP, HTTPS, SMTP, POP3, IMAP, IMAP,SSH, FTP, Telnet dan lain-lain.

·         HTTP merupakan kependekan dari Hypertext Transfer Protocol. HTTP adalah webserver. Client meminta alamat website kemudian HTTP server memberikan jawaban.

·         HTTPS adalah webserver dengan penggunaan enkripsi saat pengiriman data.

·         SMTP merupakan kependekan dari Simple Mail Transfer Protocol. SMTP merupakan protockol dalam pengiriman email.

·         POP3 merupakan kependekan dari Post Office Protocol 3 .POP3 adalah protocol untuk mengambil email.

·         IMAP merupakan kependekan dari Internet Message Access Protocol.

·         IMAP merupakan protocol dalam menyimpan dan mengambil email.

·         SSH amerupakan kependekan dari Secure Shell dalah shell yang aman yang dapat digunakan untuk melakukan manajemen server.

·         FTP adalah kependekan dari File Transfer Protocok. FTP adalah protocol untuk pengiriman dana penerimaan file.

·         Telnet merupakan tool untuk melakukan manajemen server.

·         DAN LAIN-LAIN.

 

https://www.proweb.co.id/articles/ict/tcp.html

 

 

B). UDP PACKET adalah kepanjangan dari User Datagram Protocol. Salah satu protocol yang menjadi lapisan transport TCP/IP sehingga mendukung atau memungkinkan terjadinya komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa adanya koneksi antar host jaringan yang menggunakan TCP/IP. Protokol jenis ini didefinisikan dalam RFC 768. UDP (User Data Protocol) memiliki cara kerja yang jelas berbeda dengan TCP. UDP mempunyai saluran atau channel yang berfungsi untuk mengoneksi antar host untuk saling kirim informasi data. Channel itulah yang kemudian disebut dengan port UDP. Agar dapat terhubung dengan protocol UDP, aplikasi sebuah komputer harus dilengkapi alamat IP.

Ada beberapa tahapan cara kerja UDP yang dilakukan, setiap tahapan kerja saling sinambung. Berikut penjelasan yang bersifat singkat.

  1. Paket berisi client port dan port sumber berbentuk file text dikirim di dalam UDP Header
  2. Paket isi port client dan port sumber audio dikirim ke server dalam UDP Header
  3. Tujuan UDP membaca nomor port tujuan dan proses data
  4. Paket asli mempunyai port tujuan, sehingga server bisa mengirimkan kembali data ke FTFP Client
  5. Point 3 dan 4 berulang kembali ketika file audio dikirimkan client
  6. Ketika aplikasi ingin mengirim data, UDP tidak akan membuffer ataupun memfragmen tiap data yang masuk
  7. Karena data tidak mengalami prossesing data yang berbelit terutama karena tidak memfragmen data, maka jika data lebih besar daripada MTU, lapisan IP yang harus memfragmennya.

 

https://qwords.com/blog/udp-adalah/

 

 

c). Pengertian router adalah suatu perangkat keras pada jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan, baik itu jaringan yang sama maupun jaringan yang berbeda dari sisi teknologinya.

adapun beberapa fungsi router adalah sebagai berikut:

1. Router berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan sehingga user dapat mengirimkan paket data dari suatu jaringan ke jaringan lainnya. Proses koneksi tersebut yaitu dengan mendistribusikan IP address kepada setiap komputer dalam jaringan, baik secara statis ataupun dengan DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol).

2. Fungsi router berikutnya adalah untuk mentransmisikan informasi atau data dari suatu jaringan menuju jaringan yang lain dimana sistem kerjanya mirip seperti Bridge (jembatan jaringan).

3. Fungsi router yang lainnya adalah untuk menghubungkan suatu jaringan lokal dengan koneksi DSL (Digital subscriber line) atau yang lebih dikenal dengan DSL router.

 

https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/internet/pengertian-router.html

 

D). ROUTER SWITCH  sendiri merupakan sebuah perangkat keras yang dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dalam satu jaringan. Untuk dapat mengubungkan semua jaringan komputer dibutuhkan kabel LAN. Jika diibaratkan sebuah lalu lintas, switch lebih mirip dengan jembatan.

Pada umumnya, switch memiliki banyak port sehingga cukup banyak komputer yang dapat dihubungkan pada satu server. Apabila ada port yang bermasalah, maka komputer tersebut tidak dapat terhubung dengan komputer lainnya. Begitu juga dengan komputer lainnya yang tidak bisa mengakses komputer yang portnya bermasalah.

Fungsi Switch diantaranya:

  • Bisa juga dipakai sebagai repeater/ alat penguat sinyal.
  • Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP (Kategori 5/5e) komputer yang satu dengan komputer yang lainnya.
  • Dalam switch biasanya terdapat routing. Routing itu sendiri fungsinya untuk batu loncat sebagai melakukan koneksi dengan komputer lain dalam jaringan LAN (Local Area Network).

http://www.pengertianku.net/2014/06/pengertian-router-modem-switch-nic-repeater-hub-bridge-accesspoint-dan-fungsinya.html.

E). Ping of Death atau yang biasa disingkat POD merupakan serangan pada komputer di mana serangan ini melibatkan pengiriman ping. Ping yang dikirimkan tentu saja bukan ping sembarangan melainkan sesuai namanya yaitu ping kematian. Ping yang dikirimkan yaitu ping yang sangat berbahaya untu komputer target.

Biasanya sebuah ping memiliki ukuran 56 byte atau bisa juga sampai 86 byte ketika header IP juga dihitung. Dalam beberapa kasus, tidak sedikit komputer yang mengalami masalah karena sistem tidak dapat mengatasi kasus berupa paket ping yang lebih besar dibandingkan dengan ukuran maksimal dari paket IP yaitu 65.535 byte. Ketika Anda mengirim ping dengan ukuran tersebut, maka bisa mengakibatkan komputer target mengalami masalah atau crash. Dalam menjalankan tugasnya, Ping of Death memanfaatkan utility ping yang ada di dalam sistem operasi komputer. Ping tersebut akan digunakan untuk mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk mengirim data tertentu dari satu komputer ke komputer lainnya. Serangan Ping of Death juga menggunakan fitur yang terdapat pada TCP/IP yaitu pemecah paket atau Paket Fragmentation. Ada hal unik dari Ping of Death.

 

https://www.nesabamedia.com/pengertian-ping-of-death/

 

 

 

F). ICMP PING adalah kependekan dari Internet Control Message Protocol. ICMP merupakan bagian dari Internet Protocol. ICMP digunakan peralatan-peralatan yg terhubung melalui jaringan internet untuk keperluan analisa jaringan. Penggunaan ICMP yang terkenal adalah ping dan traceroute.

Pada ping komputer A akan mengirimkan ICMP echo request ke komputer B. Komputer B kemudian akan membalas ICMP echo replay. Komputer A akan menghitung lama waktu antara pengiriman ICMP request dan penerimaan ICMP reply.

Pada traceroute komputer A akan menganalisa jalur yang dipakai untuk menuju B. Komputer A akan mengirimkan ICMP echo request dan hasilnya adalah daftar sejumlah router yang digunakan untuk mencapai B lengkap dengan informasi waktu yg dibutuhkan untuk mencapai setiap routernya.

ICMP juga digunakan untuk memberikan pesan error jika suatu layanan (service) yang diminta tidak ada, atau jika komputer atau router yang berusaha dicapai tidak dapat dihubungi.

https://www.proweb.co.id/articles/ict/icmp.html

2).

 

A).  Port 25 (SMTP)

SMTP merupakan singkatan dari Simple Mail Transfer Protocol. Fungsi port 25 adalah untuk memastikan bahwa pesan email dikomunikasikan melalui jaringan dengan aman. Port ini masih berada pada Application Layer (OSI Layer ke 7). Protokol ini tidak hanya melakukan tugas pengiriman pesan dalam jaringan saja, nmaun dapat mengirimkan pesan di antara berbagai jaringan yang lain. Hal Ini menjadikannya sebagai salah satu port terpenting untuk komunikasi pesan melalui jaringan karena keamanannya. Namun, Anda tidak memiliki hak  untuk mengunduh email agar bisa membacanya, karena ini hanyalah bertujuan untuk mentransfernya melalui jaringan.

https://www.kacateknologi.com/pengertian-jenis-jenis-dan-fungsi-port/

 

 

B). Port 80 (HTTP / Webserver)

 

HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol. Fungsi port 80 adalah memungkinkan peramban / browser terhubung ke halaman web di internet. Port 80 pada dasarnya menunggu klien web untuk meminta koneksi. Setelah koneksi berhasil dibuat, Anda akan terhubung ke World Wide Web (WWW) dan mendapatkan akses ke berbagai halaman web di internet. 

Adapun port alternatif dari http / webserver adalah port 8080 dan 81.

 

https://www.kacateknologi.com/pengertian-jenis-jenis-dan-fungsi-port/

 

 

C). Port 53DNS, atau Domain Name Server port. Name Server menggunakan port ini, dan menjawab pertanyaan yang terkait dengan penerjamahan nama domain ke IP Address.

D). Port 80

Merupakan port untuk HTTP

HTTP adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks.

 

https://zachjr.wordpress.com/2016/01/26/macam-macam-port-jaringan-penjelasannya/

 

 

3). Analisis Vidio  THE DAWN OF THE NET  :

Pada film tersebut ditampilkan beberapa perangkat dari jaringan antara lain TCP Packet, ICMP PING PACKET, udp packet, the router, ping of death dan the router switch. Saat kita mengklik URL pada browser, berbagai data informasi dikumpulkan dan dibuat dalam paket-paket, setiap paket memiliki ukuran tertentu. Setiap paket kemudian dipasangi label yang berisi informasi seperti alamat pengirim dan data lain mengenai paket tersebut. Karena paket yang dikirimkan akan tersambung dengan internet, paket tersebut memiliki alamat yang akan melewati proxy.

Selanjutnya, paket data tersebut akan dikirimkan melalui jaringan LAN yang merupakan area jaringan yang menhubungkan masing-masing komputer lokal. Pada jaringan lan, terdapat distribusi data yang sangat padat dan arusnya pun sangat cepat sehingga kemungkinan data yang dikirim akan membentur data yang berlawanan arah dan hancur. Paket-paket yang melewati LAN berisi berbagai data seperti paket IP.

Pada jaringan tersebut, terdapat router untuk mengatur dan menyeleksi paket-paket tersebut pada posisi yang semestinya. setelah melewari router, paket data yang telah diseleksi akan memasuki lintasan satu arah menuju switch router. Paket data tersebut kemudian dipilih berdasarkan IP (penanda) masing-masing, pada film digambarkan sebagai penyeleksi dua arah seperti mainan “pong”. setelah melewati switch router, paket data kemudian memasuki alur jaringan berikutnya yaitu proxy.

Pada proxy paket dibuka dan konten isi diperiksa yaitu alamat atau url yang terdapat pada paket tersebut, jika kontent tersebut tidak bermasalah, paket tersebut dapat melewati proxy dengan selamat dan menuju jaringan internet serta penanda (informasi paket) dilepas yang menunjukkan paket telah melalui proxy, sedangkan jika isi paket bermasalah, paket akan segera dimusnahkan.

Paket selanjutnya akan melewati firewall yang pada film ini digambarkan sebagai dinding besar yang berlubang dan paket data masuk ke lubang tersebut. Firewall mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Firewall dianggap sebagai router yang mampu melakukan penapisan atau penyaringan terhadap paket-paket yang masuk. setelah melewati firewall, paket-paket data memasuki jaringan internet dalam www.

Pada bagian selanjutnya, paket data akan melewati firewall lagi dan data akan diseleksi sesuai dengan criteria seperti port 25 yang digunakan untuk paket yang berisi email. Pada port 80, paket dikirim ke web server yang kemudian paket dibuka dan data yang dikirim diambil.

Paket tersebut kemudian dipergunakan lagi untuk mengirim request terhadap permintaan yang tadi kita kirim. paket data tersebut kemudian dikirimkan kembali melalui jalur jalur yang telah dilewati pada pengiriman data. mulai dari firewall, jaringan internet, router hingga kembali ke network interface semula dan data ditampilkan sebagai sebuah tampilan dalam browser yang dalam film ini sebagai tampilan video tutorial tersebut.

Kesimpulan proses jalannya data dari host A menuju host B:

  1. Pertama-tama data dibuat oleh Host A. Kemudian data tersebut turun dari Application layer sampai ke physical layer (dalam proses ini data akan ditambahkan header setiap turun 1 lapisan kecuali pada Physical layer, sehingga terjadi enkapsulasi sempurna). 
  2. Data keluar dari host A menuju kabel dalam bentuk bit (kabel bekerja pada Physical layer). 
  3. Data masuk ke hub, tetapi data dalam bentuk bit tersebut tidak mengalami proses apa-apa karena hub bekerja pada Physical layer. 
  4. Setelah data keluar dari hub, data masuk ke switch. Karena switch bekerja pada Datalink layer/ layer 2, maka data akan naik sampai layer 2 kemudian dilakukan proses, setelah itu data turun dari layer 2 kembali ke layer 1/ phisycal layer. 
  5. Setelah data keluar dari switch, data masuk ke router. Karena router bekerja pada layer 3/ Network layer, maka data naik sampai layer 3 kemudian dilakukan proses, setelah itu data turun dari layer 3 kembali ke layer 1 , dan data keluar dari router menuju kabel dalam bentuk bit. 
  6. Pada akhirnya data sampai pada host B. Data dalam bentuk bit naik dari layer 1 sampai layer 7. Dalam proses ini data yang dibungkus oleh header-header layer OSI mulai dilepas satu persatu sesuai dengan lapisannya (berlawanan dengan proses no 1). Setalah data sampai di layer 7 maka data siap dipakai oleh host B. 

3. TAHAP-TAHAP KERJA INTERNET

  1. Proses pengiriman data diawali dari coment yang di ubah menjadi kode biner. 
  2. Kemudian kode tersebut dimasukan ke dalam TCP/IP addres 
  3. Paket data tersebut melewati jaringan sampai ke router. 
  4. Dari Router paket data dikirimkan lagi melewati router switch. 
  5. Setelah Router switch paket data masuk jaringan dan disusun untuk masuk proxy. 
  6. Di Proxy paket data dibuka,dan terjadi proses perubahan data Biner menjadi Heksa. 
  7. Setelah melewati proses ini Paket data dikirim ke jaringan, masuk ke firewall. 
  8. Paket data masuk kedalam jaringan internet dan melewati prose Penimbangan data di firewall. 
  9. Proses terakhir paket data masuk ke mini tank untuk pengambilan data yang akhirnya tampi di mainframe. 
  10. Dari semua proses kecuali proses terakhir tedapat bagian ICMP packet dan UDP packet. Berfungsi untuk menjaga dan mengontrol proses pengiriman dan penerimaan paket data. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Kamis, 05 Agustus 2021

Mengenal OSI LAYER

 

Mengenal Prinsip OSI Layer (Open System Interconnection)


Sebelum kita menuju kepada prinsip OSI, Apa kalian tahu apa itu OSI? OSI adalah stadar komunikasi yang dipakai atau diterapkan dalam suatu jaringan komputer. Dari standar itulah seluruh alat komunikasi dapat saling berhubungan atau berkomunikasi melalui jaringan. OSI ini juga menggambarkan bagaimana informasi dari suatu aplikasi dapat berpindah melewati media jaringan ke suatu aplikasi di komputer lain. OSI sendiri diciptakan oleh International Organization for Standarzidation (ISO) yang menyediakan suaru kerangka berbentuk logika yang telah terstruktur tentang bagaimana proses suatu komunikasi data yang berinteraksi melalui sebuah jaringan.

OSI layer sering kali disebut sebagai lapisan karena memng pada dasar nya OSI diciptakan berlapis – lapis. OSI layer memiliki tujuh lapisan, berikut adalah ke – tujuh lapisannya;

  1. Phycal Layer
    Phycal layer adalah layer pertama pada OSI layer ini, dan phycal layer berhubungan dengan fisik karena sesuai dengan namanya yaitu phycal dan berhubungan erat dengan fungsi sebuah sinyal dan phycal ini merupakan layer yang paling dekat dengan hardware.
  2. Data Link Layer
    Data link layer ini adalah salah satu layer yang sangat berperan penting karena mempunyai fungsi untuk mengkoreksi kesalahan pada tiap layer yang kita buat.
  3. Network Layer
    Network layer adalah layer yang mempunyai peran untuk membantu meendefinisikan suatu alamat IP atau suatu internet protocol, sehingga setiap komputer dapat saling berhubungan satu sama lain dengan satu jaringan.
  4. Transport Layer
    Transport layer adalah layer yang berperan atau bertugas sebagai pengantar suatu data yang dikirimkan dari satu komputer ke komputer lain, dan transport layer ini memudahkan setiap data yang saling berjalan dari server menuju client tanpa ada gangguan sedikitpun.
  5. Session Layer
    Session layer adalah layer yang berperan utama untuk meendefinisikan bagaimana sebuah jaringan dapat dibuat atau dibangun, dan juga dapat berperan sebagai management dari sebuah koneksi sehingga dapat untuk menghancurkan atau menjaga sebuah koneksi.
  6. Prestation Layer
    Prestation layer adalah layer yang memiliki peran sebagai translate atau penterjemah suatu data yang akan ditransmisikan dari sebuah aplikasi atau untuk sebuah aplikasi.
  7. Application Layer
    Application layer adalah layer yang memiliki peran pertana pada saat data mulai ditransfer dari satu komputer ke komputer lain, dan juga merupakan lapisan akhir yang dilewati pada saat penerimaan data dari komputer client.

Prinsip OSI layer pada dasar nya adalah untuk memahami bagaimana cara kerja suatu OSI layer jaringan sehingga pengguna tidak terlalu bingung untuk memakai OSI layer ini. Nah untuk prinsip OSI layer ini, layer yang harus buat untuk membuat suatu tingkatan abstraksi yang berbeda antar tingkatan dan pada setiap layer yang kita akan buat harus memiliki suatu fungsi tertentu atau berbeda. Salah satu layer harus berada di bawah salah satu layer lainnya yang berfungsi sebagai pendukung fungsi salah satu layer yang berada di atas layer tersebut.

Adapun salah satu layer yang harus kita pilih sesuai dengan ketentuan standar pada suatu protocol internasional agar layer tersebut berjalan dengan baik dan tidak sulit dipakai oleh pengguna. Pada batasan layer kita harus meminimalisir suatu aliran informasi yang melewati interface agar pada saat kita mengirim informasi tidak terlalu sulit di terima oleh pengguna lainnya.

Pada jumlah layer kita harus memperhatikannya, apakan sudah cukup banyak atau masih kurang, nah untuk jumlah layer ini kita harus menggunakan dalam jumlah yang banyak agar setiap fungsi fungsi yang berbeda tidak perlu disatukan dalam satu layer yang sama. Jumlah layer yang sedikitpun tidak menjadi masalah karena jika jumlah nya sedikit memungkinkan arsitektur atau bangunan jaringannya tidak terlalu sulit dipakai dan dapat digunakan dengan mudah oleh pengguna.



https://idcloudhost.com/mengenal-prinsip-osi-layer-open-system-interconnection/

Jumat, 04 September 2020

Jaringan

 

JARINGAN KOMPUTER: Pengertian, Sejarah, Manfaat & Jenis Jenis Topologi

Pengertian Jaringan Komputer – Pernahkah Anda berpikir, bagaimana suatu komputer dapat berinteraksi dengan komputer lainnya? Bagaimana Anda bisa mengakses dan mengunduh berbagai file dari server situs web yang terletak di negara atau bahkan benua yang berbeda?.

Nah, Semua ini dapat terjadi berkat adanya jaringan komputer. Secara sederhana jaringan komputer adalah sistem jaringan yang membantu komputer untuk saling berinteraksi, baik itu dalam skala lokal ataupun global.

Dalam artikel ini kita akan membahas Jarkom secara lengkap. Mulai dari apa itu pengertian jaringan komputer, sejarah, jenis jenis perangkat hingga berbagai perangkat yang digunakan dalam membangun sebuah jaringan komputer.

Daftar Isi Artikel [buka]

Pengertian Jaringan Komputer

pengertian jaringan komputer
pixabay.com

Pengertian Jaringan komputer adalah suatu sistem jaringan yang digunakan oleh komputer untuk saling berkomunikasi. Interaksi antar komputer terjadi melalui pertukaran data.

Komputer yang meminta dan menerima layanan (data) disebut dengan client, sedangkan komputer yang memberikan dan mengirim layanan disebut dengan server.

Sistem client-server saat ini digunakan di hampir seluruh model jaringan, mulai dari jaringan lokal dalam satu ruangan hingga jaringan lintas negara. Melalui jaringan komputer, data dapat didistribusikan dengan praktis dan cepat dari satu komputer ke komputer lain.Dalam definisi lain Jaringan komputer adalah sistem yang terdiri dari kumpulan komputer serta perangkat-perangkat lain yang saling terhubung untuk berbagi sumber daya atau bertukar data.

 

Kesimpulan

Pengertian Jaringan Komputer adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung melalui media transmisi untuk melakukan pertukaran data atau berbagi sumber daya.

Manfaat Jaringan Komputer

pixabay.com

Jaringan komputer sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai keperluan. Mulai dari penggunaan pribadi, instansi lokal seperti sekolah dan rumah sakit, hingga perusahaan multinasional, semuanya membutuhkan jaringan guna mendukung kegiatan operasional. Beberapa manfaat jaringan dapat Anda lihat pada daftar di bawah ini.

1. Berbagi Dokumen 

Dokumentasi merupakan bagian operasional yang sangat vital di seluruh instansi. Untuk memaksimalkan produktivitas, pembuatan dan pengiriman dokumen antar divisi tentu harus dilakukan seefisien mungkin.

Di sinilah jaringan komputer mengambil peran penting. Dengan memanfaatkan jaringan, Staff yang bekerja di lantai basement bisa mengirimkan file ke Staff lain di lantai 5 hanya dalam hitungan detik. Tanpa adanya jaringan, bayangkan berapa banyak waktu yang terbuang hanya untuk mengirimkan sebuah dokumen.

2. Menjaga Kerahasiaan Data

Baik individu maupun organisasi, semua pasti memiliki data-data rahasia yang harus dijaga dengan baik. Kebocoran data-data rahasia akan menimbulkan kerugian bagi pemiliknya. 

Dengan jaringan komputer, proses pengiriman data bisa dilakukan dengan aman. Melalui jaringan lokal (LAN), Anda bisa bertukar data-data rahasia tanpa khawatir akan disadap atau dicuri pihak luar.

Kalau pun Anda perlu mengirimkan data tersebut melalui internet, Anda bisa memanfaatkan berbagai fitur keamanan jaringan komputer untuk menjaga data Anda agar sampai ke tujuan dengan aman.

3. Memudahkan Komunikasi 

Di instansi mana pun, komunikasi antar divisi sangat menentukan efektivitas dan efisiensi kerja. Kecepatan komunikasi bisa dicapai melalui komunikasi teks, suara, hingga panggilan video yang kesemuanya mengandalkan kualitas jaringan.

Dengan jaringan komputer, seluruh manajer cabang yang berlokasi di berbagai kota bisa saling berkomunikasi untuk mengatasi kendala yang dihadapi perusahaan.

Jajaran eksekutif pun bisa memantau kondisi perusahaan secara real time melalui data-data yang bisa diakses secara remote tanpa harus datang langsung ke kantor. Sekali lagi, semua ini terjadi melalui komunikasi antar komputer dalam suatu jaringan.

4. Penyebaran Informasi

Jaringan komputer memungkinkan siapa saja untuk membuat, menyebarkan dan mengakses informasi terbaru kapanpun dan dimanapun tanpa terbatas jarak kota, negara dan benua. 

Bagi instansi dan perusahaan, kecepatan terhadap akses informasi sangatlah penting. Semakin cepat dan lengkap informasi diperoleh, semakin banyak bahan pertimbangan dari berbagai sudut pandang, semakin matang dan rasional pula keputusan yang akan diambil.

5. Menghemat Biaya

Selain kecepatan, jaringan komputer juga meningkatkan efisiensi biaya. Coba Anda bayangkan, berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk mengirimkan dokumen penting ke luar pulau secara manual? Belum lagi waktu yang dibutuhkan untuk proses pengiriman yang mengandalkan berbagai moda transportasi. Tentu saja hal ini sangat tidak efisien.

Bandingkan dengan penggunaan jaringan komputer. Tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya, berbagai data dan informasi bisa dikirimkan ke mana saja hanya dalam hitungan detik. Tingkat keamanannya pun jauh lebih tinggi karena informasi dikirimkan dalam bentuk digital dan dijaga dengan beberapa lapisan sistem keamanan.

6. Membantu Aktivitas Masyarakat

Tidak hanya berguna bagi organisasi dan perusahaan, jaringan komputer juga membawa manfaat besar untuk masyarakat umum. Semua anggota keluarga bisa berkomunikasi dengan lancar walaupun berdomisili di wilayah yang berbeda-beda. Pedagang kecil dan UMKM bisa mengakses informasi-informasi penting untuk mengembangkan bisnis mereka.

Anak-anak muda bisa mengikuti berbagai kursus dan pelatihan online serta tutorial-tutorial bermanfaat untuk mengembangkan minat dan bakat. Berbagai grup dan forum pun bertebaran di internet untuk menampung orang-orang yang memiliki profesi atau hobi yang serupa.

Manfaat jaringan komputer telah dirasakan oleh semua orang dari seluruh lapisan masyarakat. Jika dimanfaatkan dengan benar, teknologi ini bisa sangat menunjang kehidupan dan memudahkan berbagai akivitas sehari-hari.

Jenis Jenis Jaringan Komputer

pixabay.com

Jaringan komputer terbagi menjadi beberapa jenis. Klasifikasi jaringan pun ditentukan berdasarkan beberapa kriteria seperti luas jangkauan, fungsi, media yang digunakan, dan lain sebagainya. Pemahaman mengenai jenis-jenis jaringan sangat penting untuk menentukan jenis jaringan yang tepat berdasarkan kebutuhan pengguna.

1. Jenis Jaringan Berdasarkan Jangkauan Geografisnya

Berdasarkan luas cakupannya, jaringan komputer terbagi menjadi tiga jenis :

  1. Local Area Network (LAN)
  2. Metropolitan Area Network (MAN)
  3. Wide Area Network (WAN)

Jaringan lokal (LAN) adalah jenis jaringan yang digunakan untuk kepentingan pribadi atau organisasi kecil dimana seluruh komputer terletak di satu lokasi yang sama. Luas jangkauan suatu jaringan LAN mencapai 10 kilometer. Jaringan ini biasanya digunakan untuk pertukaran data internal dan penggunaan perangkat secara bersama-sama seperti printer dan scanner.

Jaringan metropolitan (MAN) mencakup wilayah yang lebih luas hingga 50 kilometer dan menghubungkan banyak lokasi sekaligus. Kabel fiber optic menjadi kabel transmisi yang paling diandalkan untuk jenis jaringan ini.

Sedangkan jaringan WAN merupakan jenis yang paling luas cakupan geografisnya. Jaringan ini menghubungkan berbagai wilayah di seluruh dunia. Jenis jaringan ini digunakan oleh organisasi yang sudah bertaraf internasional. Satelit merupakan media transmisi utama untuk jenis jaringan ini, walaupun banyak juga yang mengandalkan kabel fiber optic lintas negara.

2. Jenis Jaringan Berdasarkan Fungsinya 

Jika dilihat berdasarkan fungsinya, jaringan komputer terbagi menjadi server-client dan peer-to-peer.

Jaringan server-client mengandalkan satu komputer yang dibuat khusus sebagai server untuk melayani request dari client. Sedangkan komputer-komputer lain berperan sebagai client yang meminta data dari server.

Contohnya seperti komputer-komputer yang ada di supermarket. Ada komputer yang khusus dibuat sebagai server untuk menyimpan data-data penjualan. Sedangkan puluhan komputer kasir lainnya berperan sebagai client yang membaca data dari server.

Lain halnya dengan jaringan peer-to-peer. Jenis jaringan ini memberikan peran yang sama untuk semua komputer. Jadi, satu komputer bisa berperan sebagai server dan client sekaligus. Jaringan ini digunakan untuk model operasional yang sederhana dan tugas-tugas umum seperti sharing file dan printer.

3. Jenis Jaringan Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi / Data 

Berdasarkan distribusi data, jaringan komputer terbagi menjadi jaringan terpusat dan jaringan terdistribusi.

Jaringan terpusat adalah jaringan yang mengandalkan satu komputer sebagai server untuk menyimpan data. Sedangkan komputer-komputer lain hanya berperan sebagai perantara untuk menyimpan, mengolah, dan membaca data di komputer server.

Jika diperluas, jaringan terpusat akan menjadi jaringan terdistribusi. Jenis jaringan ini terdiri dari beberapa server dengan peran dan fungsi yang berbeda-beda. Dengan demikian, data akan terdistribusi antar server dan diakses oleh klien-klien sesuai kegunaannya.

4. Jenis Jaringan Berdasarkan Media Transmisinya 

Pada awalnya, jaringan komputer hanya dibuat untuk skala kecil dengan mengandalkan media kabel. Jaringan kabel mengharuskan semua komputer terhubung ke perangkat jaringan melalui kabel-kabel jaringan untuk dapat saling berkomunikasi. Karena itulah jenis jaringan ini lebih cocok digunakan untuk keperluan lokal karena akan sangat merepotkan jika harus menghubungkan kabel antar komputer yang berjarak terlalu jauh.

Seiring dengan perkembangan jaman, jaringan komputer pun terus berevolusi hingga terciptalah sistem jaringan tanpa kabel (nirkabel). Komunikasi antar komputer di suatu jaringan nirkabel mengandalkan gelombang elektromagnetik. Dengan adanya teknologi nirkabel, jaringan pun dapat diperluas hingga ke seluruh dunia seperti sekarang.

5. Jenis Jaringan Berdasarkan Topologi 

Desain jaringan komputer pun terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

  1. Topologi Bus
  2. Topologi Bintang
  3. Topologi Ring atau Cincin
  4. Topologi Mesh
  5. Topologi Pohon
  6. Topologi Linier

Topologi Bus adalah jenis topologi yang sangat banyak digunakan sampai sekarang. Setiap komputer dihubungkan melalui kabel sepaksi dimana kedua ujungnya harus diakhiri dengan sebuah terminator.

Kendala paling besar dari topologi ini adalah kesulitan mengukur kecocokan kabel sepaksi. Penggunaan kabel yang tidak cocok akan merusak Network Interface Card (NIC) sehingga mengurangi kinerja jaringan.

Topologi Bintang menggunakan switch/hub untuk menghubungkan dan mengatur distribusi data. Jadi, kabel jaringan tidak terhubung antar komputer, tetapi terhubung ke switch yang sering dilambangkan berada di tengah sehingga membentuk bintang.

Permintaan dari client akan ditampung di switch untuk diteruskan ke server. Dengan demikian, resiko tabrakan data dapat diantisipasi oleh switch sebagai pengatur komunikasi antar komputer.

Topologi Ring atau Cincin dibuat dengan menghubungkan satu komputer ke dua komputer lain. Jika digambar secara melingkar, maka desain topologi ini akan membentuk sebuah lingkaran seperti cincin.

Setiap titiknya berperan sebagai penguat sinyal (repeater) sehingga data yang dikirimkan dapat diterima secara utuh oleh komputer tujuan.

Topologi Mesh atau topologi jala adalah jenis jaringan dimana setiap komputer terhubung langsung ke semua komputer dalam satu jaringan. Tidak seperti topologi cincin, topologi mesh memungkinkan komunikasi langsung antar dua komputer tanpa diperantarai oleh komputer lain.

Dengan begitu, pertukaran data akan menjadi lebih cepat. Selain itu, kerusakan di salah satu jalur tidak akan mengganggu jalur yang lain.

Topologi Tree atau Pohon adalah kumpulan dari beberapa topologi bintang yang disatukan ke dalam satu topologi bus. Contohnya seperti di supermarket yang terdiri dari beberapa topologi bintang seperti terminal penjualan, terminal pembukuan, dan lain sebagainya.

Secara keseluruhan, kumpulan dari topologi bintang ini didesain dengan topologi bus sehingga membentuk sebuah topologi pohon.

Topologi Linier sering juga disebut dengan topologi bus beruntut. Jenis topologi ini cukup sederhana dan hemat biaya dengan mengandalkan satu kabel utama untuk menghubungkan semua titik.

Pengembangan dan perbaikannya pun relatif mudah. Tapi jenis topologi ini hanya cocok digunakan untuk skala kecil yang terdiri tidak lebih dari 7 komputer, serta membutuhkan tambahan repeater untuk transmisi data jarak jauh.

Sejarah Jaringan Komputer 

via cnn.com

Jaringan komputer bermula dari gagasan untuk menggunakan satu buah komputer secara bersama-sama. Proyek ini dijalankan di Laboratorium Bell dan sekelompok periset dari Universitas Harvard yang dikepalai oleh Howard Aiken.

Pada tahun 1950, ketika super komputer berhasil ditemukan, satu komputer harus mampu melayani beberapa terminal sekaligus. Saat itulah sistem TSS (Time Sharing System) ditemukan. Ini merupakan momen penting ketika jaringan komputer pertama kali diaplikasikan dimana beberapa komputer terhubung dalam suatu jaringan.

Pada Tahun 1969, Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengadakan riset yang bertujuan untuk membentuk jaringan organik antar komputer. Program ini dinamakan ARPANET. Tahun 1970, lebih dari 10 komputer berhasil terhubung dan bisa saling berinteraksi. Pada tahun ini pula konsep TSS digantikan dengan Konsep Proses Distribusi (Distribution Processing).

Pada Tahun 1972, program surat elektronik (E-mail) berhasil diselesaikan oleh Roy Tomlinson untuk ARPANET. Dalam waktu singkat, program ini pun berkembang luas dan langsung meraih popularitas. Pada tahun ini pula ikon ‘at’ (@) pertama kali diperkenalkan.

Tahun 1973, jaringan ARPANET mulai diperluas ke luar Amerika Serikat. Sebuah komputer milik University College di London menjadi komputer pertama yang bergabung dengan jaringan ARPANET dari luar Amerika.

Di tahun yang sama, gagasan untuk membangun International Network (internet) pun dipresentasikan di Universitas Sussex oleh Vinton Cerf dan Bob Kahn. Sejak saat itu, jumlah komputer yang tersambung terus bertambah dan penggunaan jaringan pun merambah ke berbagai sektor.

Pada tahun 1982, Transmission Control Protocol (TCP) yang juga sering disebut sebagai Internet Protocol (IP) ditemukan. Protokol ini digunakan sebagai protokol resmi seiring dengan semakin banyaknya komputer yang terhubung ke jaringan.

Tahun 1984, Domain Name System (DNS) ditemukan. Pada saat itu, jumlah komputer yang terhubung ke jaringan sudah mencapai 1000 lebih. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1987, jumlah ini melonjak tiga kali lipat hingga mencapai lebih dari 10.000 komputer saling tersambung.

Tahun 1988, Jarkko Oikarinen dari Finlandia memperkenalkan Internet Relay Chat (IRC) untuk berkomunikasi secara langsung menggunakan media teks (chatting). Berkat IRC, setahun kemudian jumlah komputer yang terhubung ke jaringan kembali mengalami pelonjakan sepuluh kali lipat hingga mencapai angka 100.000.

Momen paling bersejarah terjadi pada tahun 1990 ketika Tim Berners Lee mencetuskan program World Wide Web (WWW). Program ini digunakan untuk menjelajahi komputer lain dengan membentuk jaringan. Anda pasti sudah familiar dengan imbuhan www di bagian awal setiap alamat web.

Tahun 1992, jumlah komputer yang tersambung sudah lebih dari satu juta. Pada tahun itu pula istilah surfing mulai populer yang merujuk pada aktivitas berselancar di internet. Jumlah situs web juga sudah mencapai lebih dari 3000 halaman. Tahun ini pula Yahoo! didirikan serta untuk pertama kalinya aktivitas berbelanja secara online mulai diperkenalkan.

Macam Macam Perangkat Jaringan Komputer

macam macam perangkat jaringan komputer

Dalam membangun sebuah jaringan komputer, tentu dibutuhkan perangkat-perangkat khusus. Setiap jenis jaringan membutuhkan perangkat tertentu sesuai kebutuhan operasional. Beberapa perangkat jaringan yang paling banyak digunakan, di antaranya :

1. Server

Server adalah komputer khusus yang digunakan sebagai penyedia layanan. Dalam sistem client-server, fungsi server sangatlah vital karena harus melayani banyak client secara bersamaan. Karena tugas yang berat itulah sebuah server harus didukung dengan spesifikasi hardware yang mumpuni serta sistem operasi yang dirancang khusus untuk komputer server.

2. Router 

Router adalah perangkat yang berfungsi sebagai penghubung antar jaringan. Router sangat dibutuhkan untuk topologi yang kompleks dan terdiri dari beberapa terminal. Dengan adanya router, komputer-komputer tetap dapat berinteraksi meskipun berada di terminal yang berbeda.

3. Wireless Card 

Wireless Card adalah perangkat yang wajib digunakan jika ingin terhubung ke jaringan nirkabel. Komputer-komputer keluaran terbaru biasanya sudah menyematkan Wireless Card. Anda juga bisa menambahkan Wireless Card sendiri jika perangkat Anda belum dilengkapi dengan perangkat ini.

4. LAN Card

LAN Card adalah perangkat untuk menghubungkan komputer ke jaringan melalui media kabel. Semua komputer yang beredar saat ini pasti sudah dilengkapi dengan LAN Card. Anda juga bisa memasang LAN Card tambahan dengan menggunakan slot ISA atau PCI Express yang terdapat di motherboard.

5. Switch 

Switch adalah alat yang digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer sekaligus. Semua komputer yang terhubung ke switch melalui kabel dapat saling berkomunikasi. Tugas lain dari Switch adalah untuk mengatur distribusi data dan mencegah terjadinga data collision (tabrakan data).


Demikian artikel singkat dari kami berkenaan dengan Jaringan Komputer, mulai dari apa itu pengertian atau definisi jaringan komputer, manfaat, jenis jenis dan juga macam macam perangkat jaringan komputer yang biasa digunakan. Semoga Informasi ini bermanfaat untuk rekan-rekan sekalian, Wassalam.


https://salamadian.com/pengertian-jaringan-komputer/

TUGAS : ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN (A.I.J).

TUGAS : ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN (A.I.J)     SOAL :   1). CARIKAN PENJELASAN TENTANG BERIKUT !!!... - TCP PACKET - ...